kampoeng-IT

tempatnya sharing info IT, follow this site you'll be excited. trust me! it's work


English French Spain Italian


Bagi yang berminat tukeran link dengan blog ini bisa klik disini

Exchange link? click here

Manusia dan Kesusastraan

Home » » Manusia dan Kesusastraan

Sastra dan manusia serta kehidupannnya persoalan yang selalu menarik dibahas. Sastra berisi manusia dan kehidupannya. Manusia dan kehidupannya berkait rapat dengan kehidupan sastra. Manusia menghidupi sastra. Kehidupan sastra adalah kehidupan manusia. Manusia beragam melahirkan hubungan sastra dan agama. Manusia beraksi menumbuhkan ekspresi perlawanan. Manusia berbangsa mengembangkan rasa kebangsaan melalui sastra. Manusia berekonomi menggambarkan keterkaitan ekonomi dan sastra. Manusia berprofesi buruh menumbuhkan pikiran dan rasa keburuhan dalam
sastra. Manusia penghuni pesantren melahirkan sastra pesantren. Manusia sebagai antropolis bergandengtangan dengan sastra dalam memahami kehidupan manusia. Manusia multikultural tergambar dalam kehidupan dunia sastra multikultural. 

Manusia berkonflik budaya dan sastra wadah menuju kedewasaan kehidupannya.
Manusia bersastra gambaran kehidupan sosial budayanya. Manusia bersastra menjaga kedamaian kehidupannya. Manusia berkopi sastra cerminan kehidupannya bervariasi. Manusia berprofesi sastrawan tidak kalah penting dengan politisi atau teknokrat.
Manusia berkehidupan ilmiah dalam sasta melahirkan kritik sastra dan eksperimentasi sastra. Manusia hidup secara global menumbuhkan sastra global. Manusia berkomunikasi dengan telkom yang menyatakan aktivitas dengan sastra. 

Manusia mengkritik kehidupannya dengan menempatkan sastra sebagai alatnya.
Manusia mengumpulkan karya sastranya. Namun, berpersoalan antarsesamanya. Biasa namanya pun manusia. Manusia berpemerintahan yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kehidupan sastra. Kita tunggu perhatiannya dan pelaksanaannya. Manusia berpunya aliran dalam kehidupannya. Lahirlah sastra “kabur” atau absurd. Pelajari agar dipahami. Karya sastra berisi kehidupan manusia, yaitu pengalaman hidupnya. Jika pun meninggal dunia, pengalamannya abadi dalam karyanya. Terekam dalam kalimat-kalimat yang bercermin pemikiran, perasaan, dan harapan yang dapat dibaca manusia lain.
Manusia selalu bereksperimen dalam hidupnya. Lalu masuk dalam dunia sastra eksperimen satu ke eksperimen lain membuat karya warna baru.

Share this





You might also like: