kampoeng-IT

tempatnya sharing info IT, follow this site you'll be excited. trust me! it's work


English French Spain Italian


Bagi yang berminat tukeran link dengan blog ini bisa klik disini

Exchange link? click here

Sony Vaio W Incar Pasar Netbook Indonesia

Home » , , » Sony Vaio W Incar Pasar Netbook Indonesia

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pasar netbook atau notebook dengan ukuran layar 9 atau 10 inci kini semakin marak. Sepertinya hampir semua vendor komputer berlomba-lomba meluncurkan netbook, komputer jinjing model mini yang saat ini sedang ngetren di pasar komputer dalam negeri.

Maka, seakan tak mau kalah dalam lomba, Sony melakukan hal serupa. Kamis pekan lalu, PT Sony Indonesia meluncurkan netbook pertamanya, Vaio seri W.


Sony memang belum pernah meluncurkan netbook, kendati telah meluncurkan delapan seri notebook Vaio untuk Indonesia. Baru pada seri kesembilan inilah Sony meluncurkan produk netbook 10 incinya.

"Sony berusaha menyasar segmen yang berbeda dengan Vaio seri W ini," kata Kazuo Sawachi, General Manager Marketing Division Head PT Sony Indonesia, saat meluncurkan produk anyar tersebut di Plaza Indonesia, Jakarta.

Pernyataan salah satu bos Sony Indonesia itu seakan menjawab pertanyaan mengapa baru sekarang Sony meluncurkan netbook. Sony mengklaim Vaio seri W ini berbeda dari netbook lain yang beredar saat ini. Sekaligus membantah anggapan bahwa Sony ingin mengekor vendor lain yang sudah lebih dulu meluncurkan netbook.

Ranita Fransisca, Vaio Product Marketing Sony-evangelist, mengatakan Vaio seri W memiliki layar real-wide 10,1 inci, dengan LED backlite display. Resolusi yang dimiliki adalah 1.366 x 768, lebih tinggi dari resolusi 1.024 x 768, yang umumnya dimiliki netbook merek lain.

Dengan resolusi seperti seri W ini, pengguna akan lebih nyaman ketika menggunakan netbook. "Misalnya saat membuka halaman situs web, bisa melihat halaman situs secara utuh, tidak perlu menggeser-geser layar ke samping kiri atau kanan," ujarnya.

Bagi sebagian pengguna netbook, hal itu memang tak menjadi masalah. "Tapi kalau menggunakan netbook-nya lama, akan melelahkan juga." Pengguna juga bisa membuka jendela lain di layar seri W untuk chatting, sembari browsing di Internet. "Tidak perlu buka-tutup jendela setiap kali chatting," kata Ranita.

Seperti seri-seri notebook Vaio terdahulu, seri W ini juga didesain dengan bentuk yang kompak, bahkan terkesan imut-imut. Sony Indonesia sampai membuat tema "Pretty Little Thing", dengan menghadirkan sejumlah gadis remaja sebagai modelnya, saat acara peluncuran produk ini. "Karena Vaio seri W adalah produk dengan bentuk yang manis dan imut," ujar Rini Hasbi, kepala komunikasi pemasaran Sony Indonesia.

Sony memang meluncurkan satu warna yang cocok untuk para gadis remaja, yakni pink. "Warna yang manis namun tetap elegan dan responsif," kata Leo Marathon, Product Manager Vaio, Sony Indonesia. Untuk memperluas segmen penggunanya, Sony menambahkan dua varian warna lain, yakni cokelat dan putih. Warna cokelat untuk pengguna yang lebih dewasa. "Sedangkan putih lebih netral."

Salah satu yang unik dari desain Vaio W adalah ujung-ujungnya yang membulat sehingga tetap nyaman ketika diletakkan di atas pangkuan. "Dengan berat hanya 1,19 kilogram, netbook ini sangat friendly," ujar Leo.

Teksturnya dibuat satu warna. Begitu juga touchpad-nya, memiliki warna yang sama dengan bodinya. Vaio seri W ini juga didesain dengan bahan palm rest sehingga tahan terhadap noda kotoran atau bekas jari tangan.

Touchpad dan mouse-key nya juga didesain empuk dengan tombol keyboard yang responsif dan aman untuk kuku. Karena itu, produk ini dijanjikan nyaman untuk mengetik, mengirim e-mail, atau chatting menggunakan instant messenger.

Di dalam seri W juga ditanam Vaio media plus, peranti lunak eksklusif untuk mengatur file foto dan musik. Pengguna bisa mentransfer foto dari kamera digital atau musik dari pemutar MP3, dari maupun ke Vaio melalui dua port USB-nya.

Ada lagi magic visual, peranti lunak built-in untuk menambahkan efek-efek pada file video maupun foto. Seri ini juga menyediakan tempat penyimpanan untuk lagu, foto, dan video dengan hard rive berkapasitas 160 gigabita.

Fitur lain yang dimilikinya tentu dukungan konektivitas Wi-Fi, kamera web, dan mikrofon untuk melakukan video chat sehingga ideal untuk menjelajah Internet.

Namun, meski diklaim berbeda dari netbook kebanyakan, Sony tak membedakan dari segi harga. Si imut dengan prosesor Intel Atom dan sistem operasi Windows XP Home Edition ini dibanderol dengan harga rata-rata netbook yang beredar di pasar saat ini, yakni US$ 599 atau sekitar Rp 6 juta.







You might also like: